CILACAP – Bencana tanah longsor yang menimpa permukiman warga di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Kamis (13/11/2025) malam telah menyebabkan 11 orang meninggal dunia per Sabtu (15/11/2025) pukul 19.00 WIB.
Merespons musibah ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah segera bergerak melakukan mobilisasi bantuan dan pengerahan tim dari tujuh kabupaten/kota di sekitarnya untuk bergabung dalam upaya tanggap darurat di lokasi bencana.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah, Hadi Santoso, menyatakan rasa duka dan prihatin yang mendalam atas kejadian ini. Bencana yang fokus evakuasinya pada Sabtu (15/11/2025) di dua dusun, yaitu Tarukan dan Cibuyut, mendapat perhatian serius dari PKS.

“Pertama, kami sebagai struktur Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah, turut berbelasungkawa dan turut prihatin atas musibah yang terjadi di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap,”kata Hadi Santoso, saat dikonfirmasi PKS Jateng Online.
Hadi juga mendoakan segenap korban peristiwa nahas tersebut serta keluarga yang ditinggalkan.
“Kami berharap, semoga para korban yang meninggal dunia diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam pahala sebagai para syuhada. Bagi keluarga yang ditinggalkan dan yang terkena musibah, semoga diberikan ketabahan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,”jelasnya.
Sebagai wujud peningkatan semangat kemanusiaan dan empati, Hadi mengungkapkan PKS telah melakukan berbagai langkah konkret. Mereka menurunkan Tim Rescue yang terdiri dari Tim Bidang Kepanduan dan Bela Negara, serta Relawan Indonesia yang tergabung dalam Relawan PKS.
Tim relawan kemanusiaan PKS ini telah mengerahkan puluhan personel untuk membantu pencarian dan evakuasi korban yang tertimbun longsor, serta menyalurkan bantuan logistik.
Selain itu, upaya tanggap darurat yang dilakukan PKS mencakup pengiriman tim dengan fasilitas lengkap.
“Melakukan upaya tanggap darurat, termasuk menurunkan tim mobil ambulans jenazah dan tim untuk evakuasi (relawan evakuasi). Selain itu, kami juga menurunkan tim pemulasaraan jenazah,”jelas Hadi.
Tidak hanya mengandalkan sumber daya di Cilacap, PKS juga melakukan mobilisasi daerah.
“Hari ini, di hari Minggu, tanggal 16 November, kami melakukan mobilisasi dari tujuh kabupaten/kota yang ada di sekitarnya untuk bisa ikut membantu Kabupaten Cilacap,” tegasnya.
Hadi Santoso juga menyampaikan bahwa PKS melakukan upaya penggalangan dana untuk mendukung operasional dan tanggap bencana. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dan tidak melupakan jasa para relawan.

“Selanjutnya, kami juga melakukan upaya penggalangan dana untuk melakukan support operasional maupun support untuk tanggap bencana,” katanya.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk PKS dan masyarakat, diharapkan operasi pencarian korban yang sudah memasuki hari ketiga ini dapat berjalan lancar.
“Kami berharap partisipasi masyarakat untuk mendoakan para korban, membantu apa yang bisa dilakukan, baik dengan harta maupun dengan tenaga. Dan juga, kami berharap kepada masyarakat untuk senantiasa mendoakan dan membantu para relawan yang terus berjibaku, meskipun suasana cuaca belum kondusif dan masih sering hujan,”pungkasnya.




