Skip to content

Kasus DBD Klaten Capai 455, Marjuki Dorong Gerakan PSN Masif dan Berkelanjutan

KLATEN – Ketua Fraksi PKS sekaligus Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Klaten, Marjuki, menegaskan bahwa kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Klaten semestinya dapat ditekan hingga tidak menimbulkan korban jiwa jika kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan terus dibudayakan.

“Semestinya tidak perlu ada korban. Selama kita semua, masyarakat, membiasakan menjaga lingkungan yang sehat, maka siklus DBD yang rutin itu akan otomatis terputus,” ujarnya, Senin, 22 September 2025.

Marjuki mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan yang dinilai berhasil menekan risiko kematian akibat DBD. Namun ia menilai perlu upaya pencegahan yang lebih efektif dan masif. “Kami memandang perlunya langkah yang lebih massif agar kasus DBD di Klaten makin bisa ditekan bahkan ditiadakan,” katanya.

Ia mengungkapkan, saat pembahasan Perubahan APBD 2025, Komisi 4 telah memberikan saran pencegahan DBD. Menurutnya, Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan informasi penting bahwa nyamuk Aedes aegypti kini mengalami peningkatan kekebalan yang signifikan. “Bahkan dari telur nyamuk yang akan menetas itu sudah membawa benih DBD. Jadi proses penyebaran bukan lagi hanya setelah menggigit orang yang terinfeksi, tetapi bisa langsung menularkan sejak menetas,” jelasnya.

Karena itu, Marjuki menekankan pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilakukan aktif dan berkesinambungan. “Butuh keseriusan kita semua. Tidak perlu biaya, hanya butuh kepedulian yang kontinu. Sepanjang sarang nyamuk diputus, insya Allah perkembangan nyamuk Aedes aegypti bisa dihentikan,” tegasnya.

Sebagai ajakan terakhir, ia mengimbau warga menjadikan gerakan PSN sebagai kegiatan rutin. “Mari tingkatkan semangat, kesadaran, dan kepedulian untuk terus-menerus memberantas sarang nyamuk. Jika perlu, setiap Sabtu dijadikan hari PSN,” pungkas Marjuki.

Categories :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *